T~ Hanya seorang blogger nubie yang suka nulis asal-asalan ...

3 Cara Mudah Untuk Menentukan Niche Blog yang Tepat – Part #1

menentukan-niche-di-blog

Ada satu hal yang membuat banyak blogger khususnya pemula yang cepat merasa bosan dan akhirnya berhenti untuk ngeblog. Ya, satu hal itu adalah mereka salah dalam menentukan niche blognya.

Memang memilih niche blog itu kedengarannya gampang dan sepele padahal sebenarnya untuk menentukan niche yang tepat ada beberapa pertimbangan dan jangan sampai anda salah dalam menentukan niche karena akibatnya sangat fatal seperti para blogger pemula diatas.

Apa itu Niche Blog ?

Sebelum kita mulai membahas langkah menentukan niche blog terlebih dahulu akan saya kenalkan dengan yang namanya niche.

Baca : Kriteria Artikel yang Berkualitas

Mungkin bagi blogger pemula istilah ini masih belum familiar dan sering disamakan dengan topik, padahal antara niche dan topik adalah dua hal yang berbeda.

Simpelnya niche adalah tema besar yang bisa dipecah menjadi beberapa topik.

Contoh sederhananya saya petik dari ebook The Authority Site Adsense Guide karya James Robinson :

Jika niche blog anda membahas seputar blogger, maka anda membahas seluruh topik, mulai dari template Blogger, panduan Blogger, seo Blogger dan keseluruhan Blogger.

Jenis niche ini disebut dengan Whole Niche. Untuk lebih jelasnya mengenai jenis niche silahkan baca ebooknya di internet.

Saya kira untuk perkenalan apa itu niche cukup sekian dulu semoga anda dapat memahaminya. Sekarang saatnya kita membahas fokus utama kita, yaitu langkah menentukan niche blog.

Dalam dunia blog banyak sekali niche yang bisa dipilih. Hal ini terkadang membuat seorang blogger pemula kebingungan dan akhirnya salah dalam menentukan niche blognya.

Banyak blogger pemula yang hanya asal ikut-ikutan blog yang sudah popular dengan membuat blog dengan niche yang sama padahal sama sekali tidak berminat dan menguasai niche tersebut.

Sebagai ilustrasi saja…

Andaikan dalam sehari anda hanya sempat membaca 3-5 blog.

Kira-kira mana yang anda pilih…

Anda akan membuka blog yang isinya menarik, berkualitas, dan bermanfaat bagi anda…atau blog yang cuma berisi artikel asal tulis?

Pasti anda pilih yang pertama.

Jadi, intinya anda HARUS bisa membuat konten blog yang lebih bagus dibanding blog lainnya.

Nah, supaya anda bisa membuat konten yang bagus, tentunya anda wajib memilih niche yang Anda sukai/kuasai dan niche itu dianggap menarik oleh banyak orang.

Kalau anda memilih niche yang anda sendiri tidak menguasainya, maka yang terjadi adalah

  1. Anda hanya akan membuat konten yang tidak berkualitas
  2. Anda akan merasa berat untuk membuat konten
  3. Anda akan cepat merasa jenuh dan bosan

Logika sederhananya….

Kalau kita sendiri tidak tertarik dan tidak tahu mengerti tentang niche yang kita bahas. Apa mungkin kita bisa menjelaskan niche tersebut kepada orang lain dan membuat mereka tertarik?

Tentunya sangat sulit…apalagi bagi blogger pemula.

Niche blog apa yang bisa menghasilkan uang?

Berdasarkan tujuan dari pembuatan suatu blog hampir 70% bertujuan untuk menghasilkan uang.

Dan betul, seperti yang telah saya uraikan di atas, blog memang bisa menjadi sumber penghasilan.

Baca : Cara Cepat Optimalkan Konten untuk SEO Terbaru

Tapi ada 1 anggapan yang menyatakan bahwa hanya blog dengan niche tertentu yang bisa mendapatkan penghasilan.
Itu adalah salah besar.

Sebenarnya semua niche bisa menghasilkan uang.

Tapi, dengan catatan konten yang dibuat mampu menarik minat banyak pembaca. Niche apapun bisa dibuat menjadi blog yang berpenghasilan. Bahkan blog dengan niche ringan seperti humor sehari-hari atau lucu-lucuan.

Sedikit cerita berdasarkan pengalaman pribadi saya:

2 tahun yang lalu saya mencoba membuat blog dalam niche kesehatan, karena katanya niche ini memiliki rating tinggi dan masih sedikit yang membahasnya sehingga sangat berpeluang untuk menghasilkan uang dari iklan.

Padahal saya sama sekali tidak menguasainya walaupun ada sedikit ketertarikan terhadap niche tersebut.

Maka yang terjadi adalah…konten yang saya buat kualitasnya sangat rendah. Setiap kali akan membuat konten, muncul kebingungan dan stress. Akhirnya blog saya terbengkalai dan hanya mendapatkan sedikit pengunjung.

Jadi, jangan pilih niche yang tidak anda sukai dan kuasai.

Bagaimana Cara Memilih Niche Blog ?

Dalam memilih Niche Blog ini ada beberapa tahap yang sebaiknya anda lakukan :

  1. Mempertimbangkan niche yang akan dipilih
  2. Cara menentukan niche yang tepat
  3. Cara melakukan difererensiasi niche

Mari kita lakukan langkah demi langkahnya…

Langkah 1
Mempertimbangkan Niche yang akan Dipilih
Sebagian orang berkata dalam pemilihan niche blog harus berdasarkan minat dan kemampuan, sebagian orang yang lain bilang minat tidak terlalu penting asalkan potensi dari niche tersebut besar.

Lantas, mana yang benar?
Jawabannya, Keduanya benar dan bisa digunakan sebagai pedoman.

Tapi tentu setiap orang itu berbeda. Mungkin saran dari si A cocok untuk si B tapi tidak cocok untuk si C.

Untuk itu, mari kita bahas dulu berbagai pertimbangan dalam memilih niche blog supaya anda tidak salah pilih dan salah langkah.

Berikut beberapa pertimbangan bagi anda dalam memilih niche blog.

1. Blogger Pemula Sebaiknya Mengikuti Minatnya Sendiri

Saya sangat menyarankan untuk blogger yang baru mulai terjun agar memilih bidang yang dianggapnya menarik.

Hal ini bertentangan dengan sebagian besar blogger yang lain.

Banyak blogger yang sudah berpengalaman bilang bahwa mereka sendiri punya banyak blog dalam niche yang sama sekali tidak mereka kuasai, tapi blognya bisa menghasilkan uang puluhan hingga ratusan juta per bulannya.

Memang benar…tapi masalahnya….

Mereka itu orang-orang yang sudah lama berkecimpung di dunia blogging.

Mereka sudah paham dengan seluk-beluk blogging dan cara mengembangkannya termasuk membayar penulis untuk blognya.

Sedangkan bagi blogger pemula?

Mereka belum tahu cara membuat konten yang bagus, belum tahu cara mengembangkan blog, dan segala seluk beluk blog. Apalagi kebanyakan blogger pemula sangat minim modal sehingga sulit untuk membayar penulis.

Seperti yang saya utarakan di awal panduan ini…

Blogging itu butuh dedikasi dan kerja keras.

Karena konten blog dituntut harus berkualitas, maka anda mau tidak mau harus mempelajari niche yang Anda pilih. Berarti disini anda dituntut untuk belajar 2 hal sekaligus, yaitu belajar blogging dan belajar nichenya juga.

Kalau anda tidak berminat dengan niche tersebut, anda akan cepat bosan.

Lagipula belajar sesuatu yang tidak kita sukai itu sulit dan rasanya tidak menyenangkan.

Dunia blogging ini berisi orang-orang yang antusias terhadap niche-nya masing-masing. Kalau anda tidak berminat, maka akan sulit bersaing.

Tapi jangan putus asa dulu… anggap itu sebagai tantangan untuk anda.

Coba bayangkan saja hal positifnya.

Dunia blogging itu enak dan menguntungkan…

Karena dengan memiliki blog kita bisa mendapatkan penghasilan tentunya dengan menulis hal-hal yang kita minati.

Tapi sebelum sampai ke arah sana, ini tugas anda

Abaikan potensi keuntungan di atas, abaikan kemampuan anda sekarang, silahkan buat daftar hal-hal yang anda minati.

Kalau Anda masih bingung, ini formulanya :

  1. Pikirkan rutinitas keseharian anda, apa kegiatan yang paling anda tunggu-tunggu?
  2. Apa kegiatan yang paling tidak pernah membuat anda bosan?
  3. Apa hal yang selalu muncul dalam hidup anda sejak bertahun-tahun yang lalu?
  4. Klub/forum/kelompok/organisasi apa yang anda ikuti?

1 fakta lagi buat anda :

“Banyak orang yang tidak sadar dengan minatnya sendiri”

Sekali lagi, jangan pikirkan potensi penghasilan dan kemampuan anda, buat saja sebanyak-banyaknya. Bahkan yang sepertinya konyol sekalipun.

Misalnya saja anda waktu di kelas suka menggambar animasi tanpa memperhatikan bu guru yang sedang mengajar, maka ini termasuk minat.

Atau kalau anda suka main game di Android/iPhone, ini juga termasuk minat anda.

2. Mengukur Kemampuan dan Pengetahuan Relatif Anda

Saat anda menjadi blogger, maka saat itu juga blog anda akan jadi pusat pengetahuan.

Orang-orang yang ingin mempelajari suatu niche akan berdatangan ke blog anda dan belajar dari anda.

Maka, bayangkan:

Kalau kita tidak lebih pintar dari mereka yang ingin belajar, lalu bagaimana caranya kita bisa menjelaskan kepada mereka?

Tentunya dengan belajar, pastinya…dan ini sudah kita bahas di minat tadi.

Jadi, salah satu cara mencari niche untuk blog adalah dengan melihat kemampuan dan pengetahuan anda sendiri.

Tapi tunggu dulu…anda jangan berpikiran yang aneh-aneh dulu.

Meskipun di atas saya bicara “Anda harus lebih pintar”
Saya tidak bilang anda harus jadi pakar, guru, atau master.

Tapi saya yang saya kedepankan adalah kemampuan relatif anda.

Artinya yang penting kemampuan anda di atas orang awam.

Ilustrasi gampangnya :

Misalnya kalau orang awam itu kemampuannya 0%, sedang seorang pakar/ahli kemampuannya100%, maka kalau kemampuan kita cuma 40% itu sudah OK.

Nanti setelah Anda punya blog mau tidak mau juga akan belajar lebih banyak lagi tentang blog dan niche blog Anda.

Oh iya, masih ada 1 alternatif lagi buat Anda:

Jika Anda masih merasa tidak percaya diri dengan kemampuan Anda…

Coba buat blog tentang “catatan perjalanan” Anda dalam mempelajari niche tersebut. Jadi blog ini isinya apa-apa saja yang Anda pelajari.

Faktanya blog seperti ini banyak yang jadi populer lho.

Berikut beberapa pertanyaan yang memudahkan dalam mengukur kemampuan anda :

  1. Apa hard skill yang Anda miliki? (contoh: menulis artikel, programming, design grafis, menggambar, Bahasa Inggris)
  2. Apa soft skill yang Anda miliki? (contoh: gampang berteman, bisa presentasi yang menarik, percaya diri yang tinggi)
  3. Apa pencapaian yang pernah Anda dapatkan? (contoh: menurunkan berat badan, punya pacar, sembuh dari depresi)
  4. Apa pujian yang pernah Anda dapatkan dari orang lain? (contoh: pintar make up, pintar menyanyi, punya pendapat politik yang menarik, selera humor yang tinggi)

Semua contoh masing-masing pertanyaan tersebut bisa jadi blog yang sukses kalau serius digeluti.

3. Melihat Tren yang Sedang atau Akan Naik Daun

Anda pasti pernah mendengar atau mengucapkan ungkapan “Siapa cepat dia dapat”

Ya, ungkapan ini sering kita dengar dan sesuai dengan apa yang akan saya utarakan berikut ini.

Memang pada kenyataannya siapa yang paling cepat biasanya bakal punya potensi terbesar untuk unggul dan jadi sukses. Ini sudah seperti hukum alam.

Hal ini bisa Anda jadikan sebagai niche blog.

Kalau kita tahu tren yang sekarang sedang naik daun atau akan segera naik daun, kita akan sangat termotivasi untuk mengejar tren tersebut.

Apalagi kalau kita juga berminat terhadap bidangnya.

Misalnya sewaktu quadcopter/drone mulai populer di tahun 2013-14, banyak blog baru yang mulai bermunculan.
Dan sekarang jadi blog raksasa.

Contohnya kalau Samsung mengeluarkan produk gadget terbarunya yang sedang populer.

Kalau kita jadi yang pertama membahas produk tersebut, kita juga akan ikut jadi populer.

Tapi yang perlu diperhatikan :

Jangan pilih tren yang sifatnya sesaat. Seperti fenomena batu akik beberapa waktu yang lalu.

Boomingnya hanya beberapa bulan, lalu anjlok.

Kalau anda memulai blog dengan niche ini, populernya cuma sebentar.

Yang perlu dicatat tren ini tidak bisa hadir setiap saat bahkan mungkin baru muncul dalam jangka waktu yang lama.

Untuk langkah berikutnya bagaimana metode cepat dalam menentukan niche blog yang tepat silahkan simak kelanjutannya di bawah ini

T~ Hanya seorang blogger nubie yang suka nulis asal-asalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *